Tempat Bersejarah Ini Cocok untuk Kamu yang Ingin Menjelajah Waktu

menjelajah waktu
Indonesia mengalami masa panjang dalam perjuangan demi mencapai kemerdekaan.tidak sedikit orang gugur sebagai pahlawan dalam melawan penjajah. 17 Agustus 1945 tercatat sebagai hari kemerdekaan bangsa kita. Banyak tempat bersejarah sebagai saksi bisu yang kini menjadi tempat wisata. Kamu yang ingin menjelajah waktu kunjungi tempat ini.

1. Lubang Buaya
Tempat wisata yang buka dari hari Selasa hingga Minggu ini, dulunya ialah tempat dimana G30S/PKI terjadi, para pejuang disiksa dan dibunuh lalu dimasukkan ke dalam lubang. Tempat ini berlokasi di Jl. Rw. Binong No. 55, Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur. Kamu bisa melihat patung-patung replika pada masa kelam itu di sana. Tempat ini buka dari pukul 09.00 hinga 16.00.

2. Lubang Jepang
Wisata sejarah yang berada di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat ini dapat mengajakmu menjelajah masa lalu yang kelam di masa penjajahan Jepang. Terdapat 21 lorong kecil yang berfungsi sebagai ruang amunisi, pertemuan, pintu pelarian, penyergapan, serta penjara. Kesadisan pun terjadi di ruang yang disebut dapur, dimana para tahanan dimutilasi lalu dibuang ke lubang air.

3. Lawang Sewu
Destinasi ini wajib kamu kunjungi jika ke Semarang, Jawa Tengah. Pintu yang sebenarnya ialah jendela yang tinggi dan lebar ini memiliki jumlah yang banyak. Dulu pemuda AMKA (Angkatan Muda Kereta Api) bertempur dengan pasukan Kempetai dan Kidobutai pada masa kolonial Jepang. Kamu juga dapat menelusuri bekas-bekas Pertempuran Lima Hari yang terjadi pada 14-19 Oktober 1945 di Lawang Sewu.

4. Benteng Fort Rotterdam
Berada di Ujung Pandang, Makassar, Sulawesi Selatan, benteng beerbentuk seperti penyu ini merupakan peninggalan kerajaan Gowa-Talo. Terdapat museum La Galigo yang menyimpan koleksi sekitar 4.999 koleksi meliputi koleksi prasejarah, numismatik, keramik asing, sejarah, naskah, dan etnografi. Ada pula sebuah ruang tahanan sempit di benteng yang merupakan tempat pengasingan Pangeran Diponegoro.

Tempat bersejarah memang cocok dikunjungi bersama keluarga atau rombongan wisata. Sejarah banyak menggoreskan kepedihan, namun untuk menjadi pribadi yang kuat memang perlu asahan yang menyakitkan. Sebagai orang Indonesia kita wajib tahu sejarah negara kita. Bukan untuk membenci negara para penjajah, tapi untuk lebih mencintai negara kita.